flower capri…

sedang beLajar menuLis…

Gara-Gara Lidah. February 24, 2010

Filed under: kesah hati,sesuatu — BeLajaR @ 3:52 pm

SK fungsional sudah diterbitkan oleh B*D. SDM yang menduduki posisi pembuat SK fungsional bekerja dengan baik (menurutku). Mulai dari awal pengajuan, beliau menjelaskan dengan cukup rinci dan menjawab dengan baik semua pertanyaan. Hingga pun ada kekurangan atau ketidaksesuaian berkas, beliau dengan terbuka memberikan masukan dan solusinya. Konsultasi tidak hanya wawan muka, melalui telepon dan sms juga tetap dilayani.

Tapi lidah ini sungguh berbahaya. Berawal dari cetakan SK yang tidak sebagus biasanya. Akhirnya terkuak juga, bahwa kantor sepenting itu ternyata juga mengalami masalah dalam pengadaan dan pemeliharaan barang elektronik. Sungguh merasa bersalah, tidak mengira bahwa yang menimpa di kantor ke*ura*an juga terjadi di kantor yang mengurusi kepegawaian pegawai pemerintah.

Rasa bersalah semakin menjadi-jadi, karena tetangga sebelah pun tidak bisa bekerja karena perangkat elektroniknya mengalami masalah. Sungguh terpikir untuk memberikan ucapan terima kasih dalam bentuk materi jika melihat kondisi seperti itu, pun juga karena lidah ini terlalu usil mengomentari terlalu banyak tanpa tahu situasi yang terjadi.

Maafin ya, pak.
Tadinya cuma mau bercanda, ternyata kebablasan,,, jadi malu…
Mau aja sih diuangkan apa yang diperlukan, sebagai ganti rugi dari lidah yang kurang dikontrol.
Meskipun nantinya harus sedikit kencangkan ikat pinggang. 😀
Maaf ya, pak…

*Bertekad untuk lebih hati-hati menjaga lidah, sikap, dan perbuatan.
Dan mengingat-ingat kepentingan yang musti didahulukan, jika suatu saat diberi kesempatan sebagai pengambil kebijakan.

 

6 Responses to “Gara-Gara Lidah.”

  1. zon Says:

    emangnya ngomong apa ya? hehee, pengen tau aja neh :mrgreen:

    .

  2. Subhanallah ..kami Jadi belajar arti hidup sebenarnya

  3. semoga bisa terselesaikan dengan baik

  4. hanif Says:

    Perkataan yang sudah keluar akan tetap meninggalkan bekas seperti mencabut paku yang tertancap pada bambu, maka semoga kita diberi hidayah untuk selalu bisa menjaga lidah dan perkataan kita


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s