flower capri…

sedang beLajar menuLis…

Lantas, Apa yang Harus Kulakukan? January 10, 2010

Filed under: kesah hati — BeLajaR @ 12:17 pm
Tags: , , , ,

Memilih adalah sesuatu yang tidak kusuka.
Padahal hidup adalah pilihan.
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Aku merasa tidak pandai memilih.
Aku merasa tidak bisa memilih dengan benar.
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Kenapa aku sempat memilihmu?
Kenapa pilihan kami tidak sama?
Kenapa kamu dulu memilihku?
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Apa,,, apa yang harus kulakukan?
Aku,,, aku tidak ingin menyakiti siapapun.
Aku,,, akupun tidak ingin menyakiti diriku.
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Saat diri tidak mau mengenal yang lain.
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Saat diri inginnya dipatahkan olehmu.
Tapi, tidak mau jika itu sungguhan.
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Aku ingin bertanya, tapi pada siapa?
Aku ingin bertanya padamu, bolehkah?
Lantas, apa yang harus kulakukan?

Lantas, apa yang harus kulakukan?
Lantas, apa yang harus kulakukan?
Lantas, apa yang harus kulakukan?
Saat diri ingin mendapat jawaban dan kepastian tentang semua ini.

 

ada apa denganku? August 9, 2009

Filed under: kesah hati — BeLajaR @ 6:53 pm
Tags: , , , ,

alhamdulillah,,,
hujan deras telah datang mengguyuri tanah kami, tanaman kami, dan kolam ikan kami…
si twitter sepertinya juga sudah mulai normal kembali.
terima kasih ya ALLAH…


lagi-lagi terpikir olehku tentang…
siapa sih aku?
untuk apa aku hidup di dunia ini?
apa sih tujuan riil hidupku di dunia?
sudahkah aku berjalan untuk mewujudkan tujuan hidupku?
sudahkah aku berada di jalan yang benar?
atau,,, jangan-jangan aku pun tidak tahu jalan mana yang benar?


adakah yang mau memberikan jawabannya untukku?
atau,,, adakah yang mau memberi tahu dimana aku bisa menemukan jawaban atas pertanyaanku?


pertanyaan-pertanyaan di dalam hati dan pikiranku sering datang dan pergi.
aku pun belum tahu kenapa bisa jadi seperti ini.
apakah mungkin dikarenakan umurku yang sekarang masuk ke dalam fase seseorang untuk mencari jati dirinya?
atau,,, pertanyaan-pertanyaan itu menunjukkan kemunduranku sebagai seorang muslim?
atau,,, apakah aku yang terlalu sering menghindari diriku sendiri?
ah… lagi-lagi aku melemparkan pertanyaan… 🙂